Sunday, April 24, 2016

D I A M

D i a m

Diam
Bukan berarti tidak peduli
Diam
Bukan berarti tidak tahu
Diam
Bukan berarti tidak sakit hati
Diam
Bukan berarti tidak mencintai
Diam
Bisa berarti mengalah untuk hal yang lebih besar
Diam
Bisa berarti tahu bahwa Tangan itu yang lebih berhak
Diam
Bisa berarti beriman ..karena Ia sudah berjanji pembalasan adalah HakKu
Diam
Bisa berarti percaya bahwa Ia selalu memberikan masa depan yang indah dan penuh harapan
Diam
Bisa berarti percaya bahwa yang Ia berikan adalah selalu yang terbaik
Diam
Bisa berarti belajar melihat sesuatu dari sudut pandangNya

Diam bukan berarti buta

Cibubur 25042016

Sunday, February 9, 2014

BELAJAR DARI ANATOMI TUBUH KITA

Kita dilahirkan dengan 2 mata, 2 telinga dan 1 mulut. Pernahkah kita berpikir mengapa kita diciptakan dengan komposisi seperti demikian?

Belum lama ini saya menerima broadcast dari seorang teman yang isinya seperti berikut :

Ada orang yang memiliki 2 telinga, tidak tuli, tetapi tidak bisa mendengar. Padahal 50% kepemimpinan adalah tentang mendengar, mengamati dan menginterpretasikan.

Bernard M.Barukh berkata,"Sebagian besar orang sukses yang saya kenal, mereka         lebih banyak mendengarkan daripada berbicara."

Ciri kebiasaan mendengarkan yang buruk adalah sebagai berikut :
1.MENGHAKIMI, sudah mengambil kesimpulan tentang orang yang berbicara
2.SELEKTIF, hanya mendengarkan apa yang kita mau dengar
3.TIDAK SABAR, menyelesaikan kalimat orang lain/ interupsi
4.EGOSENTRIS, berpikir tentang apa yang akan kita katakan selagi mereka masih berbicara
5.PARTONIZING, pura -pura mendengarkan
6.KERAS KEPALA, mendengar tapi tidak terbuka, sudah mengambil keputusan

Ternyata untuk mendengarkan tidak hanya dibutuhkan telinga, tapi juga hati.

LISTEN TO MANY, SPEAK TO A FEW - WILLIAM SHAKESPEARE

Sunday, February 22, 2009

THE STEP

I can't see... it's so dark
maybe if I walk over here I'll locate it
Lord, I still don't see.
Where is the step?
Where is the next place for me to be?
I'll just head this way - it feels safe.
Buat what if safe doesn't lead to the step?
Perhaps comfort is not the goal.
Lord (Oh, my head is spinning)
I must...
I must get moving... now..
Ouch! what was that?
Another rock. My legs ache.
I've got to find it. Reach.
Reach higher. That's it!
I've got to get on my toes and...
ooooh! That hurt. My head... is it..
Is it bleeding? what did I hit?
I have to keep going!
Where is that step!!!
wait! what if I crawl?
Yes, I'll get down on my hands and knees.
There I can feel the ground better.
I ... I think it must be this way.
Wha - What? Oh! My hand.. what did I touch?
It hurt! Oh Lord, help me... help me!
MY CHILD.
Y- Yes, Lord?
YOU'RE KNEELING & PRAYING.
yes.
THAT'S WHERE YOU NEED TO BE.
But.. but the step. I need to keep moving!
NO. THE STEP WILL BE REVEALED.
YOU NEED TO TRUST ME. TO HAVE FAITH.
TO WAIT.
wait?
YES, IN TIME THE STEP WILL BE CLEAR
AND THE WAY WILL BE LIT AS WITH A TORCH.
I.. I will wait Lord, I will pray.
THAT'S WHERE YOU NEED TO BE.
MY CHILD.
THAT'S WHERE YOU NEED TO BE NOW.

-Tom Felten-

hm... interesting eh... there's a poem that I have read on Dian Kampus September 2000.
sometimes maybe we ever felt like Tom...
when we saw there's no way in front of us... but one thing we can always trust God, that He will show us the way in the right time ... and in the right place...

Friday, October 24, 2008

REFLECTION OF GOD

I look in your eyes and what do I see?
A beautiful child designed by Me

The person you are is My work of grace;
I choose your laugh and colored your face.

I look at your life and what do I see?
A perfect reflection of plans sent by Me.

Your steps I have chosen along with your feet;
You'll walk a path you alone can complete.

I look at your future and what do I see?
A beautiful place prepared by Me.

The hope in your heart will one day unfold
By a crystal sea and streets of pure gold.

I look in your eyes and what do I see?
A reflection of love and all that is Me.

Look to Me and I'll lead you each day,
Shining My light to show you the way.

by : Tom Felten - Dian Kampus March 01


Saturday, August 23, 2008

Pada Saat Kami Bertemu

Allah tahu waktu pilihanNya:
ditunggunya aku masak perlahan, dan terlindung dalam dahan perjanjian, hingga badai dan mentari memberi kekuatan ke akar - Bayard Taylor

"Aku tahu ketika pertama kali melihatnya..."

"Aku mengenalnya sebagai teman lama, lalu suatu hari... "

"Sejujurnya, pada pertemuan pertama kami tidak begitu suka satu sama lain. Lalu, tiba - tiba... "

Cobalah berbicara kepada seratus pasangan suami istri yang berbahagia dan kau akan mendapat seratus macam cerita tentang bagaimana dua orang menyadari bahwa ada sesuatu yang istimewa di antara mereka. Allah menjodohkan orang seperti Dia membuat butiran salju:
Tidak ada pasangan yang persis sama"

Kita semua tahu bahwa ada pasangan yang bertemu, lalu menyadari bahwa mereka cocok satu dengan yang lain hampir pada saat yang sama, dan tentunya kemudian menikah.

Lalu ada juga dua orang yang untuk waktu yang lama tidak mempunyai perasaan romantis satu dengan lainnya, tetapi akhirnya jatuh cinta.

Lainnya harus melewati rintangan yang tidak terhitung banyaknya seperti jarak, atau perbedaan budaya dan latar belakang keluarga untuk akhirnya sampai kepada altar.

Betapa beragamnya kisah tentang keberhasilan suatu hubungan ketika Allah menyatukan seorang pria dan wanita.

Tuhan tahu persis siapa yang terbaik untukmu sebagai teman dan kekasih abadimu.
JalanNya misterius dan penuh anugerah.
Sebelumnya, kau tidak menyadari betapa indahnya saat yang Dia rencanakan untukmu.
Tetapi ketika waktu, keadaan dan persiapan rohanimu sudah matang, Ia akan melakukan apa yang tidak mungkin terjadi - Dia menyalakan api minat dan ketertarikan.

Dia membiarkan engkau perlahan - lahan mengipasi api itu....